Explore Zona Dewasa

Cerita Aku Ngentot Tante Cantik Suka Basah 2

 Aopok.com - Tahun berikutnya aku masuk SMA, dan karena kecapean, aku terpaksa di opname karena sakit thypus. Seminggu dirawat di rumah sakit tanpa melakukan apa-apa membuatku jenuh tidak kepalang. Beberapa kali aku minta pulang, namun dokter belum mengizinkanku, pedahal rasanya aku sudah cukup sehat. Keluargaku giliran menjagaku di rumah sakit, sampai akhirnya, Tante Lina datang, dan mengatakan bahwa esok hari ia akan menjagaku seharian. Aku senang sekali dengan kedatangannya, dan seribu rencana pun mulai kususun sebagai pengisi kebosanan. Ruang rawatku yang luas, memiliki 2 ranjang dan kamar mandi didalam. Aku mulai merasakan keintiman tertentu saat melihat Tante Lina mulai tidur di ranjang sebelah.


Paginya, aku terbangun jam 6. Saat itu suster mulai datang, memeriksa jarum infus, menyiapkan makan dan melakukan tetek bengek lainnya yang tidak terlalu kuperhatikan. Suster mulai memandikan aku, mengelap tubuhku dengan air hangat dari kepala ke kaki. Saat itu Tante Lina sedang di kamar mandi. Di pagi yang dingin itu penisku mulai tegang, dan saat sang suster sedang mengelap kakiku, tubuhnya yang sedikit membungkuk membuatku tidak tahan melihat belahan dadanya yang membusung. pelan-pelan kubuka CD-ku, dan kemaluanku yang saat itu berukuran 15 cm mulai meronta, kukeluarkan dari kandangnya lalu kukocok pelan-pelan. Tatkala suster melihatku, terlihat ia sedikit kaget, namun cepat menguasai dirinya.

“Nakal yah..”, serunya sambil tersenyum manis.

“Bersihin dong Mbak”, sahutku sambil menunjuk kemaluanku. Terlihat sekilah ia melihat ke arah kamar mandi, mungkin sudah tahu ada yang sedang menjagaku, dan ia pun hanya tersenyum kembali.

“Besok lagi deh”, jawabnya sambil kembali menyelimutiku, kemudian mendekatkan nampan makanan, dan berlalu dari kamarku. Wah, inilah saatnya. Aku tinggal berdua dengan Tante Lina, dan rencanaku pun mulai mengalir. Aku kembali mengocok-ngocokkan penisku agar selalu dalam keadaan tegang, dan aku harus tetap terlihat belum terlalu sehat untuk bisa ke WC sendiri.

Tanteku keluar dari kamar mandi, saat itu aku mulai bisa mendeskripsikan dirinya. Berkulit kuning langsat, rambut keriting dengan tinggi sekitar 165 cm dan berat 60-an membuatku sangat mabuk, karena aku suka dengan perempuan yang montok. Sementara saat itu tinggiku 170 cm dengan berat 60 kg. Ia hanya mengenakan t-shirt dan rok pendek.

“Bagaimana Bayu, agak baikan?”, tanyanya sambil mengeringkan rambutnya.

“Iya Tante, apalagi Tante yang jaga, pasti besok bisa pulang, he.. he.. Tapi masih agak pusing nih kalau berdiri”, jawabku beralasan.

“Ya sudah tiduran saja enggak apa-apa, kalau ada apa-apa biar sama Tante saja”, sahutnya sambil mulai menyuapiku.

“Tante, saya jenuh nih. Beliin majalah atau koran dong”, kataku.

“Iya nanti Tante beliin, tapi sekarang makan dulu yah”, jawabnya singkat.

Selesai menyuapiku ia langsung keluar untuk membelikanku koran. Dengan tangan kiri terpancang pada tiang infus, aku cepat-cepat membuka piyamaku dengan tangan kanan, melucuti seluruh pakaianku, membuang pakaianku kebawah ranjang, lalu menyelimuti kembali tubuh bugilku. Aku terus mengocok penisku agar tetap tegang. Lanjut baca!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cerita Aku Ngentot Tante Cantik Suka Basah 2"

Posting Komentar